PENGEMBANGAN MODEL INKLUSI GREEN FINANCING BERDASARKAN TINGKAT SUSTAINABILITY LITERACY DAN DAMPAKNYA TERHADAP GREEN CAPABILITY
(DEVELOPMENT OF A GREEN FINANCING INCLUSION MODEL BASED ON LEVEL OF SUSTAINABILITY LITERACY AND ITS IMPACT ON GREEN CAPABILITY)
DOI:
https://doi.org/10.19184/ejeba.v12i1.53689Keywords:
UMKM, Sustainability Literacy, Green Financing, Green CapabilityAbstract
Pemerintah telah berkomitmen untuk mendukung UMKM yang ramah lingkungan melalui kebijakan green financing. Dengan kebijakan ini, diharapkan dapat meningkatkan green capability para pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi guna meningkatkan akses UMKM terhadap green financing dengan mempertimbangkan tingkat sustainability literacy. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis dan menguji pengaruh sustainability literacy terhadap green capability UMKM dengan mempertimbangkan tingkat inklusi green financing. Objek penelitian adalah UMKM sektor agribisnis di wilayah Tapal Kuda, menggunakan data primer yang diperoleh dari survei kuesioner terhadap 70 pelaku UMKM. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sustainability literacy berpengaruh signifikan terhadap green capability, sementara green financing secara signifikan mengintervening hubungan antara sustainability literacy terhadap green capability. Hasil penelitian ini mengisyaratkan perlunya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, bank, pelaku UMKM, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk terus meningkatkan kerja sama agar program green financing ini dapat menjadi solusi bagi UMKM dalam menangani isu keberlanjutan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Ayu Puspita, Nining Ika Wahyuni, Sudarno Sudarno, Kartika Kartika, Oktaviani Ari Wardhaningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




